Showing posts with label Moview Review. Show all posts
Showing posts with label Moview Review. Show all posts

Monday, November 12, 2012

[Review] Movie : Wreck it Ralph



Animation / Comedy / Family

Director: 

Rich Moore

Writers: 

Phil Johnston (screenplay), Jennifer Lee(screenplay), and 3 more credits »


Review:

Berapa banyak film yang bikin saya nangis? ratusan hahah.. Tapi gak banyak film yang bikin saya jatuh cinta hanya dalam 101 menit. Dan film ini berhasil dengan suksesnya..

*Elaah Cha, lo mah emang melankolis sanguinis abisss*. Ya ya tapi seriously film ini wajib tonton.. i am overwhelmed with joy...
Bahkan sampai hari ini, yup saya nontonnya kemarin malam.. dan sampai hari ini masih aja begitu antara pengen nangis tapi juga berbunga-bunga.. Dasyat yah ahahahha.

So saya ceritain sedikit soal Wreck it Ralph ini...
Plot awalnya sederhana, Ralph adalah pria antagonis dalam sebuah permainan console, hidup sendiri dan kesepian.. Suatu hari dia merasa bosan dengan kehidupannya, sesekali dia ingin jadi pahlawan.. Untuk jadi pahlawan dia harus mendapatkan sebuah medali. Si Ralph akhirnya pindah ke permainan lain demi mendapatkan si Medali, setelah mendapatkan medali itu dia bertemu Venelope si Mall Function dari Permainan Sugar Rush dan dari situlah cerita demi cerita mengalir.

Well, disney sekali lagi berhasil bikin dialog-dialog manis yang terus-terusan berputar seperti rekaman otomatis di otak saya. 
"I'm bad, and that's good, and that's not bad, there's no one I'd rather be then me.." Ralph dalam suatu sesi curhat
"Why do i have to put label on this?" , kata Zombie di sesi curhat group.

10 menit diawal saya sudah mati-matian menahan haru wkwkwkwkkw... Masa kepikiran buat masuk ke film lalu meluk si Ralph trus whisper in his ear saying :
"C'mon big guy don't be sad, you are not alone, i am with you" lah ini mah lagunya MJ yah hahahah

"Because if that little kid likes me, how bad can I be?"
I can't be more agree with this statement, indikator seseorang itu hatinya baik atau gak ,  bisa diliat dari interaksi dia dengan anak kecil. 

So? recomended buat ditonton? Yaiyalaaah.. Mau ngerasa bahagia kan? tonton lah film ini..
Damn it is true... Every time i remind scene by scene in this movie I just can stop smile and at the same time tears drop until right now, ... hahahahha

Love You Ralph *kiss* you are first man who can make me fall in love so quickly..

"Don’t close your eyes ‘cause your futures’s ready to shine 
It’s just a matter of time, before we learn how to fly 
Welcome to the rhythm of the night 
There’s something in the air you can’t deny 
So let me know before I wave goodbye "




Monday, April 16, 2012

[review] Battle Ship... Sinking ship Because of Transformer :D


Jenis Film : action 
Produser : Scott Stuber, Sarah Aubrey, Brian Goldner, Bennett Schneir
Produksi : UNIVERSAL PICTURE
Sutradara : Peter Berg
Homepage : http://www.battleshipmovie.com/

Jumat kemarin akhirnya saya nonton juga Battleship. Gratisan, yipiiiee.. makasih forum kompas buat traktirannya. Battleship, lebih mirip sinking ship because of transformer. Film yang skenarionya ditulis oleh Jon Hoeber dan Eric Hoeber ini terasa sangat membosankan buat saya. Saya memang tidak mengharap banyak kejutan di film jenis ini. Tapi melihat antiklimaks yang terlalu biasa sedikit mengecewakan buat saya yang sudah mengecilkan harapan... :(

Battle ship diawalin dua kakak beradik beda dunia, Stone (Alexander SkarsgÃ¥rd) dan Alex (Taylor Kitsch). Kalau Stone diibaratkan langit dengan karakter penuh tanggung jawab, disiplin, penuh tujuan hidup dan kapten angkatan laut USA. Maka Alex adalah kebalikannya, pengangguran, tidak memiliki disiplin, tidak punya tujuan hidup dan sama sekali tidak punya tanggung jawab. Di hari ulang tahun Alex, Alex bertemu dengan Sam (Brooklyn Decker), putri cantik yang ternyata anak dari bos Stone di Angkatan Laut USA. Singkat cerita, Alex bergabung dengan Stone di Angkatan Laut USA dan secara kebetulan dipaksa menjadi pahlawan saat serangan Alien datang.

Adegan demi adegan bergulir, Battle ship menampilkan repitisi pertarungan dari film-film sejenis. Baku hantam, aksi heroik, dan keberuntungan-keberuntungan kecil pemula. Tampilan cewek cantik sebagai pemanis juga tidak dilupakan. Tapi jangan harap ada dialog-dialog mengigit, dialog Battle ship terkesan seadanya dan sedikit menggelikan menurut saya. Untuk special effectnya, saya seperti melihat sekuel transformer, kurang inovatif. Ah! saya banyak menuntut ternyata. 

Sekedar hiburan, Battleship mtngkin berhasil menawarkan suguhan special effect tapi to impress the audience, menurut saya Battleship gagal total. Tidak ada hal baru atau kejutan-kejutan yang membuat penontonnya menunggu sekuelnya, bahkan pun saya harus menunggu sampai credit title habis.

Battleship mirip transformer gagal :( 

Btw out of topic, karena film ini dibawah naungan Universal Studio, mungkin gak ya akan dibangun wahana Battleship 4D di US Singapore, kalau iya..... hoooo sepertinya saya harus menabung mulai sekarang :P

xoxo,
-icha-

Sunday, January 29, 2012

[Review] The Switch

The Switch Movie

Release Date: 20 Aug 2010

Genre: Comedy, Drama, Romance

Run time: 1 hr 41 mins

Cast:
Jennifer Aniston as Kassie Larson
Jason Bateman as Wally Mars
Patrick Wilson as Roland
Jeff Goldblum as Leonard
Directors: Josh Gordon
Will Speck
Writers: Allan Loeb (screenplay)
Jeffrey Eugenides (short story)

Summary:

Film ini total sudah saya tonton sebanyak 3 kali, yup 3 kali. Rekor terbanyak film yang saya tonton berulang-ulang. The Switch diawalin Kassie Larson (Jennifer Aniston), wanita dewasa mapan New York yang ingin sekali punya anak dan tidak mau menunggu lama dengan datangnya pangeran impian. Kassie memutuskan melakukan insenminasi untuk mendapatkan sang buah hati. Berbekal survey pendek bersama sahabatnya, Wally Mars (Jason Bateman) yang lebih banyak memprotes daripada mendukungnya, Kassie mencari pria terbaik sebagai pendonor sperma. 

Pilihan Kasie kemudian jatuh pada Ronald (Patrick Wilson), pria tinggi dan tampan yang sesuai dengan keinginannya. Pesta "I'm getting pregnant" dibuat untuk merayakannya. Di tengah hingar bingar pesta, tanpa sepengetahuan Kassie, sperma Ronald terbuang oleh ulah iseng Wally yang mabuk berat. Karena panik, Wally menggantikan sperma tersebut dengan spermanya.

Proses Insenminasi tersebut berhasil, Kassie hamil dan memutuskan meninggalkan New York untuk membesarkan si buah hati di Minnesota bersama kedua orang tuanya. Wally tetap merahasiakan penukaran sperma tersebut sampai 5 tahun berselang, Kassie pindah lagi ke New York. 

Seperti kata pepatah, buah tak pernah jatuh jauh dari pohonnya, si anak yang diberi nama Sebastian itu bagai Wally versi kecilnya. Lama kelamaan Wally mulai menyadari bahwa itu memang benar-benar anaknya. Disitu mulai muncul konflik, Kassie yang sedang dalam masa penjajakan dengan Ronald yang dipercaya sebagai ayah biologis Sebastian merasa dibohongin oleh Wally yang akhirnya berterus terang kalau Sebastian putranya.
Singkat cerita, mereka berpisah. Tapi tak lama kemudian, Kassie menyadari bagaimanapun Sebastian adalah putra Wally. Dan seperti harapan semua orang, Wally dan Kassie akhirnya menikah. :D

Hmm.. Film ini dari segi cerita biasa aja, tidak ada klimaks, tapi melihat adegan demi adegan Wally dengan Sebastian membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Melihat interaksi pria dewasa dengan anak kecil selalu berhasil buat saya bahagia. Yang paling saya ingat adalah adegan Wally ketika menidurkan Sebastian, saya nontonnya menangis bahagia :D *saya cengeng sudah jadi rahasia umum bukaannn haha*
Jadi berapa rate film ini, saya kasih 8 dari 10. Skenario yang biasa aja bukan berarti film itu tidak bisa mendapat poin bagus.

Pesan cerita:

Seperti kata si Tuan, masih ingat kan? my ex-bestfriend yang dilarang keras ngobrol ama saya lagi, kadang saya mikir batas antara menjaga perasaan pacar dengan ISTI, eh belum jadi suami denk, itu batasnya tipis, entahlah hehehe *digetok*. Kebetulan dia sudah lebih dahulu menonton film ini, dia bilang "however woman need to be supported by man", saya 100 persen setuju. 

Jadi ide insenminasi yg pernah terlintas diotak saya dan jadi bahan diskusi bodoh saya dengannya, memang diliat dari sudut manapun tidak ada benarnya, useless dan egois. Untuk menyakinkan saya, si Tuan berani bertaruh sebelum umur 30 saya pasti sudah menemukan pria tepat. Amiiiin haha, dia memang pandai menyenangkan hati saya :p

Konyolnya, meskipun saya sudah tahu buruknya ide itu, saya tetap mempersiapkan calon ayah biologisnya. (Cewe Capri is well-planner, right? ) *nyengir kuda*. Malah, saya juga sudah terang-terangan bilang ke si calon ayah. *ngakak* Mau tahu jawaban si calon ayah biologis? "Kenapa kita gak nikah aja sih." Ah pikiran-pikiran dan ide-ide saya memang kadang sedikit gila =))

Thursday, September 11, 2008

WaLL-E..si robot yg manusiawi..


Tadi dikantor ntn wall-e..heheh.."magabut"

Dalam 30 minutes saja I had been in love with wall-e. Film yang tidak terlalu mengunggulkan dialog ( mengingatkan kita akan charlie chaplin ).Tapi film ini lebih dari sekedar film guyonan. Film yg mengajak Penontonnya terlibat lewat emosi yang ditawarkan wall-e. Dimulai dari aktivitas dia sehari-hari me-pres sampah logam sampai ketika dia bertemu dgn si -eve (Robot masa depan). Menemukan tanaman hijau. Hampir menggilas kecoak temannya. Semua ekspresinya terlihat natural dan manusiawi.

Eve juga digambarkan sangat jelas "robot penghancur"yang punya misi menemukan tanaman di bumi ini memiliki Karakter yang sangat perempuan.( sangat perempuan, u kown kan mksudny? :D )

Dialog yg paling kocak saat wall-e tak bisa menyebut nama "eve" dan akhirnya malah memanggil eve dgn "eva". Banyak kebodohan2 yg dilakukan wall-e sebagaimana kebodohan yg suka dilakukan pria saat bersama wanita yg disukainya..bodoh bgt ( maaf y para pria, tapi tenang saja, kebodohan kalianlah yg membuat wanita jatuh cinta heheh ). Emosi di wall-e dituangkan dalam lagu..."that's love..close to me hold on me before time runs out.." huuuu...didnt i get sometimes?

Adegan paling menyentuh? semua adegan terasa menyentuh sih buatku, sampai menahan tangis ( tengsin oi di kantor ) tpi d bestnya saat "eve" sekarat dan betapa wall-e menjaganya hikshiks.. jadi iri.

yg jelas 30 menit awal film dan aq sudah jatuh cinta ma robot itu...
maap ya Ga.. :P

forget :
Best Quote today
"kalau tak nampak bukan berarti tak ada..missing a while sometimes..kesempurnaan hadir karena adanya ketidak sempurnaan"

Thursday, December 13, 2007

Echanted


Film yang biasa tapi jadi luar biasa, selain karena tiket HTMnya yang mahal, jadi ngutang deh L. Tapi juga karena ada satu lagu yang nyentil banget. film yang berbau fairytale ini bercerita tentang Gissele yang mau menikah ma pangeran Edward tapi kemudian dijebloskan step mom Edward “nenek sihir jahat” ke sumur yang ternyata malah ngebawa Gissele ke dunia nyata yang gak slalu happy ending. Di dunia nyata dia malah ketemu ma cowok baru si lawyer Robert. Banyak kejadian lucu, dan sedikit bikin jijik coz kecoak, tikus, lalat berkeliaran dimana – mana. Biarpun endingnya kebaca jelas tapi sampai sejauh ini film ini dah berhasil bikin aku berpikir bahwa gak ada salahnya kita mempunyai suatu harapan meskipun mustahil, setidaknya berharap bahwa akan ada happily ever after juga buat aku di dunia nyata heheheh...jadi pengen nyanyi...aaaaaa...aaaaa...aaaaa...aaaaa...aaaaa.....aaaaa

Quickie Expressssss

Sekilas judul film ini ngingetin aku ma nama kereta api di film animasi, tapi pas baca referensinya and nonton, jadi gimana yaaa.....kebanyakan ngelus dada. Jujur aku mank gak terlalu suka ma film – film yang ngumbar sex kayak gini, meskipun kalau dibandingin ma american pie, atau film – film buatan hollywood quickie express masih terasa halus, tetap saja ngerasa risih. Untuk urusan ide cerita film garapan Dimas Djayadiningrat ini cukup ngasih angin segar ( daripada punjab and family yang bisanya cuma ngekor, cari orang kek yang punya ide biar movienya gk seragam macam seragam SD), biarpun sedikit ngingetin ma film biggallaow, gigolo versi amerika, lucu, menghibur, ngasih pelajaran moral dikit tapi tetap aja it’s not me. Kalau reality kehidupan orang – orang aristrocat dan borjuis di Jakarta kayak gitu, i prefer to be ordinary people. Yang wajar- wajar aja deeh pokoknya....

Ps:

Honey...lain kali milih tempatnya jangan yang PEWE banget, bikin aq mati beku aja L

Get Married


Wakakakakk untuk urusan bikin komedi romantis Hanung mank jagonya, masih inget film jomblo kemarin yang bikin aku serasa Lani di kehidupan nyata sampai bela – belain nyari bukit sunrise di Jakarta dan akhirnya ketemu... “dewi embun”...

Film get married gak jauh beda temanya, film yang mustahil bin mustajab ini mank gak dibikin untuk menjadi kenyataan di dunia nyata. Anak pengusaha sukses yang jatuh cinta ma perawan desa yang punya geng gila ( Aming yang buta warna, Desta, dan Ringgo ). Cerita dimulai karena orang tua Nirina ( lupa nama difilmnya apa ) ngerasa nirina dah cukup umur tapi belum juga punya jodoh. Dan begitulah ceritanya mengalir, dari sekian banyak perjodohan sampai akhirnya ketemu ma pria arab anak pengusaha itu. Yach!! Setidaknya film ini benar – benar menghibur, ditambah perjuangan untuk nontonnya yang rela berhujan – hujan, berbasah – basah kuyup still pede aja masuk gedung bioskop, belum lagi sempat kerendam di beberapa jalan di Jakarta, nyipratin and ngomongin orang ternyata orang itu masih ada disamping. Tapi seperti biasa aku mank cewek aneh, gak tau knapa hal2 gila kayak gitu justru bisa bikin aku senyum seharian penuh besoknya, besok, besoknya lagi.....persetanlah ma influenza dan penyakit yang muncul setelahnya...

Aku selalu suka saat hujan, tiap butir rintihnya selalu menggoreskan sebuah cerita dalam benakku.

Aku selalu suka saat hujan, karena hujan memungkinkanku melihat pelangi yang langka.

Aku selalu suka saat hujan, tanya kenapa....karena hujan akan selalu jadi kenangan....

luV u Honey........

Saturday, December 08, 2007

Naga Bonar jadi 2


Film Indonesia yang ngasih aku kepuasan penuh habis nontonnya. Two tumbs up... Asli kereeen, dedy Mizwar mank gda matinya, ide cerita, permainan karakter, pesan moral, bikin aku makin cinta Indonesia. Ceritanya soal si Bonaga anak Naga Bonar yang mau jual tanah leluhur. Film ini keren karena banyak nyentil, lagipula kisah cinta Bonaga ma Monita ngegelitik banget, emank segitu susahnya apa tugas cowok buat bilang “luv u”. Dulu...duluu banget sekali – kalinya aku pernah ngmg “inlove” ma cowok, gda beban samasekali, coz aku emank gk nuntut dia setelah aku ngmg dia harus jadi milik aku, aku Cuma mo ngasih tau kalau aku jatuh cinta ma dia, it’s enough gak lebih....dan sampai sekarang gda masalah, aku ma dia baik – baik aja, lagipula udah ada orang – orang baru, new chance, new lover, new heart. Tapi sampai kapan pun i never forget how i have braveries to say like that....... cinemas indonesia terus bikin film bermutu kayak gini yaaa...

Ps :

Blitz moment...beberapa detik sebelum film diputar sempat gaya mo photo, tapi dasar nasib pas diklik pas lampu mati alhasil gelap nan gulita hasilnya...dodol markodol heheh

SpiDerMan 2


Pahlawan yang biasa banget...........ceritanya sih...superhero yang kebablasan narsisnya, kalau dikasih nilai film ini dapat nilai standart. Terlebih nontonnya barengan ma anak – anak kecil yang bawel banget, “mama mama kan gak boleh ya pacaran...”. dugh!!!!! T_T. i always need ketenangan buat nonton, jangan coba – coba ngasih aku selingan pas nonton kalau gkmo aku manyunin sepanjang hari setelahnya. Eh ini malah berbarengan dengan berisiknya celoteh anak – anak.

Salah satu adegan paling romantis yang masih bisa aku inget pas si spiderman ngedate ma ceweknya diatas jaring2 laba2 yang dia bikin, selebihnya ceritanya standart superhero....tapi....kok kita bela- belain ya nontonnya, sampai dari studio ke studio...Cuma buat dapet tiketnya....”u always give me something”...........