Showing posts with label sukasuka. Show all posts
Showing posts with label sukasuka. Show all posts

Wednesday, August 27, 2014

[Review] Result Laser untuk Kulit yang Lebih Sehat (katanya)

Masih inget dengan review saya tentang Teknologi laser dan kesehatan di sini.
Sepertinya daripada saya menjawab email satu-satu, mungkin lebih baik saya share saja perkembangan kulit muka saya setahun terakhir ini. Meski dengan begitu berarti saya harus mengali- ngali ngali ngali lipatkan nyali saya membeberkan foto yang diambil close up dengan jarak tidak lebih dari 5 cm dari kamera depan Google Nexus saya yang sudah bulukan. Bismillah... :(

Prosesi saya menjadi secantik Dian Sastro, memang bisa dibilang kandas.. *masih aja loe cha* Tapi setidaknya saya usaha kan ya.. Iya kan, iya kaaan...  Usaha yang memerlukan modal.. Meskipun itu untuk kepuasan saya sendiri... Iyain aja lah, kamu tahu kan saya kalau ngambek diamnya lama... :P

Teman saya yang mengaku para pria normal, pecinta wanita cantik itu sebenarnya selalu bilang kalau saya itu gak jelek, meskipun gak bilang juga saya cantik.. *ah kalian ini, nyenengin saya kok ya setengah-setengah.. hiks* Tapi entah kenapa tingkat kepede-an saya itu kalau soal fisik itu minus banget, beda kalau soal adu debat, soal debat, saya bisa bertaruh saya gakkan mudah kamu knock down. Kenapa saya minder? Oke saya jelasin, di abad 21 yang konon katanya abad modern ini, rata-rata perempuannya sepertinya jelmaan barbie. Bayangkan setiap kali jalan di Mall, saya berasa di kelilingin barbie, lalu saya? Saya adalah Pit Hitam. :(

Detailnya seperti ini, pertama saya itu biarpun sudah kerja tergolong imut banget atau dengan kata lain pendek banget..*ngik*
Kedua, menurut saya, saya itu bantet, iya seperti kue yang kurang ragi. Tapi kata teman laki saya, saya itu sebenarnya gak gendut tapi juga gak kurus, curiganya sih dia bilang seperti itu supaya saya gak terus-terusan ngasih separo makan malam saya ke dia, sehingga dia harus double porsi lalu double lari biar gk jadi buncit juga hihihihi
Ketiga, meski bukan keturunan oriental, saya itu sipit. :(
Ke empat, kulit saya itu kategory kulit olive, yang dibilang putih enggak juga, dibilang coklat juga enggak, segala serba nanggung.... 
Ih gak bersyukur banget sih cha? Ya bukan begitu... tapi namanya perempuan, pengen cantik itu wajar.. kalau gak, gak mungkin itu segala klinik kecantikan, salon dan perusahaan make up laku keras. Iya kan???


Jadi, berhubung banyaknya email yang masuk ke inbox saya, menanyakan langsung, seperti apa progress dari treatment laser itu, mendingan saya share langsung aja kan, siap-siap ya... dan maaf kalau fotonya sedikit disturbing.. 
Semua foto saya ini tanpa filter...
Indoor tanpa filter, ini cukup dekat juga jarak fotonya
Outdoor tanpa filter


Beautiful is pain :(
Sebenarnya saya optimis, metode laser ini bisa membuat muka kita jauh lebih baik. Tapi mungkin memang butuh ekstra kesabaran dan juga biaya. Saya cuma melalui 1 paket, itupun tidak saya tuntaskan hingga 5 kali. Pada session ke tiga, saya menyerah dengan proses recoverynya, saya gak tahan dengan muka kehitaman dimana saya juga masih harus beraktivitas di kantor. Saya gak tahan juga harus menahan ketemu denga n orang-orang terkasih, kemana-mana pakai masker *hiks*. Sebenarnya sayang juga, 2 session lagi dan saya lewatkan, mungkin saya bisa bertanya ke Wijaya Skin Center, kali aja masih bisa saya teruskan dan ambil paket lagi :(


So girls, kalau mau mencoba treatment ini, sekali lagi SABAR adalah KUNCI-nya. Dan saya gak punya itu. Have a treatment. ^^

with love,
-icha-

Wednesday, March 05, 2014

[Traveling-BaliLombok] Tiga hari Untuk Selamanya

  And how will it be
Sometimes we just can see
A neighbor, a lover, a joker
Or friend you can count on forever
How tragic, how happy, how sorry
For all we know we've come this far
Not knowing why

Sekarang saya paham kenapa Rasul memerintahkan umatnya untuk berpergian, karena perjalananlah yang mengajarkan kebajikan kepada manusia. Siapa teman perjalananmu, siapa yang kamu temui di perjalananmu, dan banyak hal yang tanpa sadar sering kita lupakan. Perjalanan juga mengajarkan kita tentang arti bersyukur dalam makna yang sebenarnya. Mensyukuri hal-hal kecil yang sering kita sepelekan. 
Saya termasuk tipe perempuan yang sangat melankolis, yang memandang segala sesuatu dengan hati. Meskipun seringnya saya bertindak sebaliknya. That is my defense for avoid judge-mental person.

Perjalanan terakhir saya kali ini, masih dengan orang-orang yang sama, plus Ka Lila yang entah kena hembusan angin apa bersedia diculik tiga orang kawanan yang suka absurd sendiri. Makasih ya Kak :)
Btw sesuai judul kali ini saya berkesempatan mengunjungi pulau Lombok dan singgah sebentar ke Pulau Bali. Sekedar informasi Pulau Lombok  adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara barat. Terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Ibu Kota Pulau Lombok ada di Mataram, sekarang saya ingat betul setelah selama perjalanan saya merasa benar-benar bodoh karena tak tahu kalau Lombok punya ibukota muhahahha...

Perjalanan saya ditempuh mulai dari Jakarta ke Bali selama 45 menit kemudian 3 jam dari bandara Ngurah Rai menuju Padang Bai. Kemudian dilanjutkan lagi menuju ke Lombok dengan menggunakan Ferry selama 4 jam, long-long way. Kami memilih menggunakan ferry dengan harga tiket IDR40K dibandingkan dengan speedboat yang 10 kali lipatnya karena satu alasan "ekonomis" hahahha. Meskipun awalnya saya cukup pesimis dengan kondisi ferry, mengingat yang sudah-sudah kondisi penyeberangan ferry cenderung mengenaskan *ceritanya trauma*. Ternyata ferry Bali-Lombok ini melampaui harapan saya. Ferry Bali- Lombok, cukup bersih dan terawat. Bahkan terdapat kabin-kabin tertutup yang memungkinkan kami untuk tidur. Alhamdulillah.

Pukul 2 pagi waktu WITA, sampailah kami ke dermaga Lembar. Salah satu pelabuhan di Lombok yang cukup sibuk, sekedar informasi kapal Ferry Bali - Lombok dan sebaliknya berangkat setiap satu jam sekali.
Saat itu kondisi pelabuhan sudah cukup sepi, tak banyak orang lalu lalang, hanya beberapa penumpang seperti kami yang baru tiba dan beberapa orang yang mungkin memang bekerja di pelabuhan. Mobil jemputan kami saat itu dijadwalkan akan datang jam 5 pagi, jadi kami harus mengisi kekosongan waktu selama 3 jam, yang diisi dengan cerita horor.. Makasih loh Y___________Y

Hal yang menyebalkan pagi itu adalah hujan. Wait Rain! Bukan berarti saya gak cinta lagi sama kamu. Tapi setelah demam dua hari sebelum berangkat, yang saya inginkan cuma tidak terkena percikanmu yang terkadang meracuni itu :(
Ya intinya hari itu kedatangan kami disambut hujan yang membuat kami harus berlari-lari kecil, biasanya saya menganggap hal seperti itu adalah bagian perjalanan yang romantis. Tapi kali ini, otak saya berteriak, "CUKUP HENTIKAN SEGALA ROMANTISME ABSURDMU ITU ICHA" , jangan sampai demam lagi dan bikin repot semua orang. Tauk ih, kenapa sekarang saya jadi penyakitan gini dah. :(

Pukul 5 pagi, si Mas Eka, bentar Eka aja kali ya.. kan situ lebih muda dari saya :P datang menjemput kami di Lembar. Horeeee!!! Kami selamaaat.. \(^___^)/ Pagi itu juga kami langsung menuju ke Sengigi untuk ke pantai-pantai perawan.. wuaaaaaaa.... lalu ketiduran sepanjang perjalanan dan tiba-tiba sudah sampai. *katanya sih sepanjang perjalanan itu pemandangannya bagus, tapi dasar saya pelor, jadi gak bisa cerita deh :(*
Senggigi sebenarnya seperti dermaga kecil, tempat para nelayan berlabuh dan saling bertransaksi ikan. Konon kata Eka disini sering ada ikan hiu dijual belikan, hwuaaaaaa pecinta lingkungan pasti berang kalau singgah ke sana. Btw, disinilah satu pelajaran saya dapatkan.. melihat keriuhan ibu-ibu yang berjuang setiap hari demi hidup, saya merasa tak pantas berkeluh kesah lagi. Mereka hebat, memanggul air dengan kepalanya bolak-balik naik turun tanpa lelah, memanggul puluhan kilo ikan dan di pasar ini juga saya melihat kejujuran nenek-nenek, menikmati nasi berlauk ikan hanya seharga IDR5K. Pelajaran yang membuat saya bahagia dengan cara yang sederhana :')

Suasana pagi di pasar ikan Sengigi

Woi udah woi mellownya woiii.... Setelah menikmati suasana pasar dan sarapan, kami  pun bergegas menuju ke pantai-pantai perawan.. Pantai-pantai yang sedikit terjamah manusia. Kami menggunakan salah satu kapal nelayan, mirip kapal-kapal kalau kita ke pulau Seribu. Tarifnya cuma IDR400K sudah termasuk peralatan snorkeling. Pink beaccccch I am comiiing \(^___^)/ *lupa nama pantai lainnya hahahha* Ohiya, takjubnya saya, di Pantai Pink ini sudah ada cottage, cuma satu cottage saja.. rekomen banget buat bulan madu di atas awan kyaaa kyaaa *mupeng*

Pukul 2 siang kami kembali ke dermaga dan menuju Hotel Santai beach. Hotel yang akan jadi pengalaman pertama dan terakhir saya karena kabarnya hotel tersebut sudah berpindah kepemilikan. Sayang sekali menurut saya, dengan rate yang cukup murah, hotel tersebut cukup memuaskan. Pukul 5 sore, saatnya hunting sunset dan mencoba makanan khas Lombok... apalagi kalau bukan ayam taliwang.. Singkatnya, malam itu selain berkuliner, kami juga punya visi khusus *tjaelah*. Kami membawa lampion dari Jakarta, dan malam itu adalah malam kami mencoba menerbangkannya di langit Lombok. I love the silent when we are staring at the sunset....... Saya suka heningnya.. suka jingganya... dan lampion itu... MasyaAllah! syukur alhamdulillah.. malam itu ada bagian saya yang ikut terbang bersama si Lampion...

salah satu lampion sesaat sebelum terbang


Keesokan harinya, saya mengunjungi GT aka Gili Trawangan. Sebelum ke GT, kami singgah ke beberapa objek di Lombok, Pantai malibu, ke rumah impian, *yang ini saya males jelasin detailnya* dan spot-spot yang sepertinya cuma si Eka yg tau. *i think he was so recomended guide, try him!* 
Object2 segelintir di lombok, gpp donk narsis dikit bareng kak Lila :D
Untuk menuju GT, kami menggunakan kapal penyeberangan dengan tiket seharga IDR25K. Saran saya sih persiapkan mental, kebetulan saya kemarin ombaknya cukup besar, sehingga saya seperti naik Kora-kora dengan durasi 15-20 menit *pucat*. 
Gili Trawangan sekilas mengingatkan saya akan Phiphi di Thailand. Didominasi oleh bule yang sedang berjemur dengan laut dan pantai yang landai. Sayangnya saya gak ada persiapan buat jebar-jeburan lagi. Jadi akhirnya saya memilih duduk malas-malasan di tepi pantai sembari ngintipin bule-bule yang sedang make-out dengan pasangannya. *ih icha ih*
Di GT ada makanan khas, semacam pecel tetapi beralas kerupuk, dimakan dengan sate ayam atau jeroan. harganya cuma 5K saja hwuaaaaaa....*saya jarang banget foto makanan jadi maaf gak ada fotonya hahah* 
Di GT saya juga ketemu sama si Penyot, siapa itu Penyot? itu penyu kecil penghuni tempat konservasi di GT.*main kasih nama aja* hahha.. lalu ada si Garong Kucing Galak, dan si Comel kucing genit yang baru melahirkan. Karena hari itu kami harus kembali ke Bali, kami tak berlama-lama di GT. Tapi jauh di dalam hati kami, ada semacam keinginan bahwa suatu hari kami akan kembali ke sini, tak cuma untuk beberapa jam.. tapi mungkin semalam dua malam... aamiin..
Si Penyot yang blinking


Hari ke tiga, Kami seharian di Bali. Ubud - Kintamani yang berlatar kabut dan gerimis, Tampak Siring dan kemegahannya, monkey foreeeeesssttttt horeeee... dan ditutup dengan pelepasan lampion terakhir di Sanur. Malam itu meski bukan malam minggu, sanur nampak padat dengan pasangan yang memadu kasih #paansihbahasaloecha Pelepasan lampion itu jadi semacam hiburan buat mereka.. Gpp deh sekali-kali ngehibur orang lagi pacaran. *sigh*

monyet belagu yang gk mau difoto di monkey forest, Ubud
Tiga Hari Untuk Selamanya.. *bagian ini boleh diskip karena gk penting*

Setiap tahun, setiap perjalanan, ada banyak hal yang terjadi pada saya. Baik, buruk, manis, pahit, asam dan segala yang kadang saya sendiri terkejut betapa kuatnya saya melewatinya. Saya bukan perempuan yang ekspresif, tak tahu bagaimana mengungkapkan cinta dengan cara yang manis. Tak tahu bagaimana bilang sayang tanpa terasa lugas dan kaku seperti tanpa perasaan. Meski saya bisa melakukan banyak hal yang di luar yang bisa orang pikirkan  untuk membuat orang yang saya pilih untuk bahagiakan, bahagia. Kenyataannya saya justru lebih sering membuat seseorang kesal daripada membuatnya bahagia. Saya sadar...
Saya bukan tak berharap apa-apa, saya cuma takut harapan itu akan membuat saya berantakan seperti sebelum-belumnya. Kamu *ah iya cuma kamu memang cuma kamu* melampaui semua harapan yang bisa saya bayangkan dari seorang pria...
Kamu membuat saya kembali percaya cerita indah negeri dongeng itu ada... Saya akui malam itu sesaat sebelum meninggalkan Bali lagi, bunyi debur ombak, pasir pantai yang halus, pekat malam, lampion, saya, dan pikiran tentang kita... adalah hal terbaik dari yang paling baik.. 

Kita telah sampai sejauh ini...................


PS:
Pssst... posting cerita ngetrip gak lengkap tanpa budgeting kan ya... So here is the budget!!
Budget ini exclude makan dan jajan2 yah.. Total sih 1,5 juta belom termasuk tiket..
Tiket kemarin kita dapat pp Jkt-Bali : IDR650K
gak murah-murah banget.. mungkin kalo personelnya nambah sharing cost buat mobilnya jadi bisa lebih ditekan kali yaaa... hahahha

-->
ITINERARYCOMPONENTBudget@Remarks
Ngurah RaiTaxi to KutaIDR 80,000.00IDR 20,000.00
Kuta - Padang BaiRent Car, FerryIDR 300,000.00IDR 75,000.00



IDR 40,000.00
Lombokrent car +BBM+sopirIDR 500,000.00IDR 125,000.00
Santai Beach Hotelhotel 2 kamarIDR 616,000.00IDR 154,000.00per kamar standart 280.000 + 10%
Pink Beachlembar - tanjung luar - pink beachIDR 400,000.00IDR 100,000.00sewa boat dan island hoping



IDR 25,000.00sewa alat snorkling





Lombokrent car + BBMIDR 500,000.00IDR 125,000.00
Gili TrawanganKapal penyebrangan
IDR 25,000.00@ 12.500 X 2 (PP)

Kapal Ke Bali
IDR 40,000.00





Padang Bai - Kutarent car + BBM + sopirIDR 300,000.00IDR 75,000.00

Hotel Palloma KutaIDR 446,250.00Rp 111,562.50
Ubud, Bebek Pinggir Sawah, Tampak Siring, Kintamanirent car + BBM + sopirRp 350,000.00Rp 87,500.00



IDR 1,003,062.50






Friday, April 05, 2013

[sweet escape] Ubud, Bali dan Sejuta Kebodohan...


Happiness, please stay!
(ini harusnya bertiga, tapi yang satunya lagi mandi and i forgot to retake this pic)
"When you're happy like a fool, let it take you over"
"When everything is out you gotta take it in"
(Good Life - One Republic)

Good Life!. Last long weekend kemarin, pada akhirnya impian saya ke Ubud menjadi kenyataan. Lima hari empat malam di Bali, nikmat Allah mana lagi yang harus saya keluhkan. Honestly, jalan-jalan kali ini sebenarnya cukup melankolis buat saya. Bukan buat saya saja, tapi juga buat dua teman perjalanan kali ini. Dhodie (udah sering saya sebut di postingan sebelumnya) dan Anggra (inget trip Babel kan?) buat mereka trip Bali ini adalah resolusi 2013. 
Buat saya? ini perjalanan saya. Perjalanan untuk menormalkan hati saya dari kamu, hahahha iya kamu.. Norak ya.. bodo ah... move on dari kamu ternyata mahal.. plus jauh pula.. Bayangkaaaan... i have to fly a hundred miles just to forget you
Buuuuut...
No matter what i do i always forget to forget you.. (feel free to laugh *eyes rolling* )

I know exactly how stupid i am when fall in love, and i also know i am the kind of girl who always do dumb things and fall hard with someone who can't love me back.. *jambak-jambak jilbab* But it is me x(( 

Trus berhasil kah saya? hahahah gak penting ah.. mending cerita kemarin saya kemana aja dan berapa budget buat jalan-jalan hebring di Bali.. Ready? Here is the story...
Bali, siapa sih yang gak tahu Bali, Pulau yang mendapat julukan "Island of God" ini..
  

Bali adalah sebuah pulau di Indonesia yang terletak di ujung paling barat Kepulauan Sunda Kecil, yang terletak di antara Jawa di barat dan Lombok ke timur.

Bali jadi tujuan wisata favorit di Indonesia atau di dunia, selain karena dikenal dengan wisata alamnya, iklim yang almost simple perfect and cozy. Bali juga memiliki arkeologi, budaya dan surga bagi penikmat olah raga air. Dan satu lagi... Bali is one of most romantic place in the world :P *gak setuju sama saya, berarti gak CS-an. Maksa :D*

Lanjut hari pertama ke Bali, Penerbangan saya dengan 2 teman saya kemarin sedikit berbeda, sehingga saya sampai lebih dulu di Bali. Jadi saya punya waktu buat explore Bali sendirian.. daaaan... yang saya lakukan hanyalah eksplor Bandara.. *dikeplak*
Si Senja menyambut kedatangan saya :">
Bandara Bali mirip dengan Bandara-bandara di daerah, tak terlalu besar tetapi cukup memiliki fasilitas lengkap. Century, MC Donalds, Solaria, Coffe bean, Circle Key, dan beberapa famous brand sudah masuk ke Bali. Supriselynya yah.. Bandara Bali cukup tanggap dengan pariwisata, dengan mudahnya saya menemukan tourist map Bali, Tour-tour pariwisata buat explore Bali atau Lombok yang jadi tetangga Bali. Saya juga dengan mudahnya menemukan tempat penukaran uang. Untuk transportasi, mudaaaah... selain karena Blue Bird sudah masuk ke Bali. Wisatawan yang datang Bali bisa menuju Loket taxi services untuk menuju tempat penginapannya. Harga yang mereka minta untuk sekali antar adalah fixed price berdasarkan area. Tanpa argo memang, tapi lebih bagus daripada kita asal naik taxi di luaran. Lebih amannya lagi, cari penginapan yang menyediakan jemputan ke Bandara.. Saya selalu senang melihat nama saya di tulis di white board :D

Hari kedua, kita sudah bikin plan panjang, seperti mengunjungin Lovina, melihat Lumba-lumba liar. Lalu ke Monastery Budhist Temple, Gigit Waterfall, Munduk dan lain sebagainya.... Endingnya kita cuma ke Seminyak, Kuta lalu ke Lake Beratan x)) 
Temple on the center of lake

Kabutnya romantis :">

It was funny, that we did not run with the time.. just let flow with the wind... Pada gak bisaaa bangeeet bangun pagi..  *keplak si duo ribut* 

Hari ke tiga, rencana kita adalah mengejar matahari terbit di Sanur.. daaan kepagian... 
Tapi yah.. moment kita gantian muter lagu sambil nunggu pagi itu melankolis + manis banget..
Biarpun rada rusak gara-gara si Ang kentut-kentut mulu... x___X *pokoknya nih ya, yg romantis-romantis bakalan rusak klo si Ang udah angkat suara, STRESS!!*


Sanur, pagi itu...
Selesai dari Sanur, kita menuju ke Ubud. rencananya sih mampir ke Padang Bai, lalu beberapa pantai terlarang... dan disinilah accident itu terjadi.. hahahah..
Pantai terlarang yang kita kunjungi itu memang betul terlarang... selain aksesnya yang masuk hutan.. kita pun ternyata cukup kemaleman buat ke sana. Alhasil saat matahari tenggelam kita masih berada di tengah hutan dan nyasar x))
Lucunya, ada yang ngambek gitu... Dari awal dia memang gak mau ke tempat ini, dengan pertimbangan dari bebek Bengil kita sudah cukup sore. Tapi kita memaksa... dan karena dua suara lawan satu suara, dia akhirnya memilih mengiyakan... 
Sepanjang jalan, cuma keheningan yang ada di mobil... kalau cuma berdua sih, saya udah pasti nangis saking gak tahannya hahahahhaha

seharusnya seperti ini pantainya, tapi yang kemarin kita lihat adalah versi malamnya x)))

We play with harvest in Ubud *halah*

Can you find us? :D *credit to Anggra*
Hari ke empat, kita ngapain yah? hmmm... oh iya.. Muterin Bali Kotanya, Btw bali sekarang sudah terkena sindrom kota metropolitan. Macet dimana- mana.. hih.. Dan kita melakukan kebodohan lagi.. Jadi untuk malam terakhir di Bali kita memang sengaja mau "go show".. dan pengennya the last night itu pengen yang mewah dikit... daaaaaaaan... gak cuma mewah yang kita booking dan bayar full.. Kita booking Villa 4 kamar untuk 3 orang. We almost spend about 497 USD just for one night. We are crazy enough. hahahhaha
Gak ada foto yang tanpa ekspresi, ah jaim emang bukan gaya saya kan yah :D
Malam terakhir, yang kita habiskan dalam hening suara ombak itu priceless..
For us, friendship doesn't have END

Kecelakaan paling kocak buat saya, yang bikin trip ini jadi penuh warna. Jujur, saya emang rada panik.. males juga kan sewa 4 kamar buat 3 orang.. mau dipake guling-guling juga nyisa... akhirnya, we try to cancel it. Teleponlah kita ke CS Agoda, karena booking dari Agoda. Kebodohan ke dua adalah teman saya itu bukannya nelepon CS yang di Jakarta, dia malah telepon CS Agoda di London dari Handphone. Entahlah, berapa nanti tagihan telepon dia hahahhaha.... I am laugh out louder every time i remind that moments. 

Alhamdulillahnya... masih bisa di cancel dan kita akhirnya pindah ke hotel yang memang sesuai dengan kapasitas kita. Rencana Bunging Jumping di Kuta batal karena tempat BJ-nya udah ganti jadi hotel *ngakak*

Hari terakhir di Bali, kita cuma muter-muter cari oleh-oleh. Saya suka trip ini, selain karena minus ribet... no conflict *abaikan yg ngambek hihihi*, banyak makan enak, full of laugh, dan i got many lessons from them. An advice, A spirits, A love, A humble hug. Do I need to complain about my life, The Story of God written. I don't think so..

I confess, I do still love him from head over toe....
I do still cry every time I realize that I can't be with him..
But... I know exactly there are always good side from a worse side... 

Terakhiiir....
Rincian budget:
  1. Tiket pesawat PP : normal price ( 900IDR) --> saran tunggu promo aja, bisa cuma 300rb pp :D kalau kemarin saya impulsif belinya karena patah hati *halah penting dijelasin*
  2. Hotel Cozy Stay 2 malam: ( 700 IDR) / 3 = 235 IDR
  3. Mobil Selama trip + BBM: (850 IDR + 200 IDR) /3 = 350 IDR  *mobil jazz, matic, full AC*
  4. Tiket masuk wisata: 50IDR
  5. Homestay Ubud: (250IDR / 3) = 84IDR
  6. Hotel malam terakhir di Bali di Kuta Central Park Hotel (515IDR / 3) = 172 IDR

Total tanpa makan, tiket dan oleh-oleh pengeluaran sharing kita: 891 IDR
ditambah pengeluaran pribadi, makan, sedikit oleh-oleh, saya habis :  kurang lebih 1,5 IDR hihihi gak banyak kan...

Jadiii.... Kemana lagi kita? \(^___^)/

xoxo,
-icha-



Monday, November 12, 2012

[Review] Movie : Wreck it Ralph



Animation / Comedy / Family

Director: 

Rich Moore

Writers: 

Phil Johnston (screenplay), Jennifer Lee(screenplay), and 3 more credits »


Review:

Berapa banyak film yang bikin saya nangis? ratusan hahah.. Tapi gak banyak film yang bikin saya jatuh cinta hanya dalam 101 menit. Dan film ini berhasil dengan suksesnya..

*Elaah Cha, lo mah emang melankolis sanguinis abisss*. Ya ya tapi seriously film ini wajib tonton.. i am overwhelmed with joy...
Bahkan sampai hari ini, yup saya nontonnya kemarin malam.. dan sampai hari ini masih aja begitu antara pengen nangis tapi juga berbunga-bunga.. Dasyat yah ahahahha.

So saya ceritain sedikit soal Wreck it Ralph ini...
Plot awalnya sederhana, Ralph adalah pria antagonis dalam sebuah permainan console, hidup sendiri dan kesepian.. Suatu hari dia merasa bosan dengan kehidupannya, sesekali dia ingin jadi pahlawan.. Untuk jadi pahlawan dia harus mendapatkan sebuah medali. Si Ralph akhirnya pindah ke permainan lain demi mendapatkan si Medali, setelah mendapatkan medali itu dia bertemu Venelope si Mall Function dari Permainan Sugar Rush dan dari situlah cerita demi cerita mengalir.

Well, disney sekali lagi berhasil bikin dialog-dialog manis yang terus-terusan berputar seperti rekaman otomatis di otak saya. 
"I'm bad, and that's good, and that's not bad, there's no one I'd rather be then me.." Ralph dalam suatu sesi curhat
"Why do i have to put label on this?" , kata Zombie di sesi curhat group.

10 menit diawal saya sudah mati-matian menahan haru wkwkwkwkkw... Masa kepikiran buat masuk ke film lalu meluk si Ralph trus whisper in his ear saying :
"C'mon big guy don't be sad, you are not alone, i am with you" lah ini mah lagunya MJ yah hahahah

"Because if that little kid likes me, how bad can I be?"
I can't be more agree with this statement, indikator seseorang itu hatinya baik atau gak ,  bisa diliat dari interaksi dia dengan anak kecil. 

So? recomended buat ditonton? Yaiyalaaah.. Mau ngerasa bahagia kan? tonton lah film ini..
Damn it is true... Every time i remind scene by scene in this movie I just can stop smile and at the same time tears drop until right now, ... hahahahha

Love You Ralph *kiss* you are first man who can make me fall in love so quickly..

"Don’t close your eyes ‘cause your futures’s ready to shine 
It’s just a matter of time, before we learn how to fly 
Welcome to the rhythm of the night 
There’s something in the air you can’t deny 
So let me know before I wave goodbye "




Monday, November 05, 2012

[iseng] Delapan Ide Tips Nge-Date ala Bunga Ilalang #eaa =)) ..

Delapan ide nge-date yang ada dipikiran saya, tapi gak pernah terealisasi karena saya keburu malu atau takut konyol sendiri. So daripada mengendap di pikiran dan gak pernah terealisasi. Mending saya share di sini kali aja ada yang mau bikin romantic surprise date buat cowo atau cewenya :)


  1. Surprised trip on week day, kalau punya pacar pergi di weekend itu biasa. Tapi coba lakukan di hari kerja. Janjian bolos bareng lalu pergi ke suatu tempat yang cuma kalian yang tau tanpa gangguan telepon kayaknya romantis. Tantangannya no social networking update *yaiyalah kalau update kan ketauan kalau bolos* :)) Kenangannya cukup disimpan di hati kalian berdua.
  2. Punya pacar yang hoby lembur? atau pacar yang seolah-olah lebih seneng di kantor daripada hangout sama kalian? Pengen makan malam bareng tapi gak kesampai-sampaian? Coba deh, beliin makan malam lalu spontan aja datang ke kantornya, pastiin dulu lemburnya bukan karena meeting, gak lucu juga kalau kamu ganggu meeting dia. Jadi setelah kalian sudah sampai depan kantornya, baru deh telepon, minta dia keluar sebentar, 15 menit makan malam bareng deket kantor dia gak akan ganggu lembur dia. Kamu puas bisa ngeliatin ketemu dia sekaligus bikin dia gak lupa makan karena lembur sialannya :D
  3. Nge-date ke panti asuhan, ini yang pengen banget saya lakuin, main-main ke panti entah asuhan, entah jompo. Sharing materi sedikit yang saya punya, dan saya ngelakuinnya bareng sama orang yang saya sayangi mati-matian.
  4. Do some of crazy things together! kayak bunge jumping berdua, it is just like i don't care if after this i die. Toh! saya matinya saat ada dipelukan kamu. Hahahah sumpah saya pernah punya ide gila kayak gitu.
  5. Saya suka nonton, bangeeeet... suka live music bangeeeet juga, suka makan.. apalagi.. tapi kadang kalau pacaran itu jenuh dengan date yang begitu-begitu aja, nonton, makan udah. Jadi saya pengen date yang gak biasa, kayak pergi ke teater orang, biarpun gak ngerti ceritanya, nonton opera biarpun gak ngerti musicnya, pergi ke museum, atau ke pameran lukisan dan sok-sok-an jadi Kurator. Atau pergi ke planetarium. Muterin Jakarta tanpa tujuan pakai angkutan umum juga lucu.. palagi musim ujan, syukur-syukur kehujanan bareng.. ah! emang dasar saya suka hujan-hujan.
  6. picture from : this
  7. Terakhir, saya pengen clasic dating kayak pergi ke taman, gelar tiker, bawa masakan saya yang entah rasanya kayak apa, lalu biarin kamu tidur di pangkuan saya, sembari saya bacain buku yang jadi favorit saya, sampai kamu jatuh tertidur karena bosan dengerin saya baca buku hahahah... Paling-paling abis gitu kaki saya kram kesemutan.. tapi gk apa-apa deh... saya rela sekali-kali ini kan :)
  8. picture from this
  9. Naik gunung bareng... kebayang gak sih.. kita nunggu sunrise di atas 3000 sekian mdpl. Kali ini, karena usaha keras naik ke puncak gunung kamu boleh deh peluk saya... #eh hahahah
  10. Tidur di tepi pantai, beratap langit yang penuh bintang.. gak usah ngobrol.. biarin hening aja. Toh! untuk dua orang yang saling jatuh cinta.. hati tak pernah berhenti saling bicara kan... kalau yang ini sembari berdoa ya, semoga hujan gak turun hahaha
    picture from this
Delapan hal yang menurut saya romantis, tapi mungkin konyol buat orang lain. Tapi romantis itu kan depend on. Mungkin saya belum ketemu orang yang benar-benar bikin saya punya keberanian bikin surprise date kayak gitu... *lah malah curhat* :))

Monday, October 15, 2012

[Another Cast Away] Pecah di Pulau Perak


Dear Neptunus..
Aku mencintainya..
Di depannya aku menjadi diriku sendiri
Seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku
Dia pun begitu.. Membuatku hanyut oleh sorot matanya
Membuatku lupa oleh kesedihan rasanya sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya… Bahkan untuk sekedar bilang rindu atau butuh…
Banyak yang nggak ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan
Karena itu aku takut berbicara tentang hati
Maka kutuliskan saja lalu kusimpan dan ku kirimkan ke..entah kemana…
Perahu Kertas The Movie 2012
Jadi judul trip kita kali ini #pecahdiperak, asli ke pantai buat gegana-gegana-an *masih inget istilah gegana kan?* Tapi cukup disini saja gegananya. Saya mau cerita 
"How to go Perak Island yang exotic dan perawan ini"
Setelah acara camping di kaki gunung kemarin, temen saya *You know who is he*, addict  *addict gk sih lo?* pokoknya dia pengen camping lagi gitu deh tapi kali ini di Pantai. Tadinya saya pengennya ke Sawarna. Tapi doi pengennya ke Pulau 1000, so you knowlah seperti biasa.. his wishes are my command.. setelah gugling sana sini jreng-jreng jatuh cintalah saya sama si "Perak" ini.


Perak Island
Saya jelasin ya sedikit tentang pulau Perak ini, Pulau perak termasuk dari salah satu gugusan pulau Seribu yang terletak di ujung utara Jakarta. Pulau ini tidak berpenghuni, jadi jangan berharap menemukan perumahan atau manusia-manusia *kalau tiba-tiba ngeliat berarti berarti.. hiii*. Di sana memang tidak ada orang kecuali dua orang bapak baik hati si penunggu pulau. Soal fasum, well! definisi fasum di sini intinya soal MCK dan air tawar kan ya.. ada tapi yang apa adanya... daripada ada apanya kan.. *apa sih cha*
playing like a child, it doesn't mean i am not mature..
Our tent.. *masih pinjeman* hihihi
Lalu bagaimana cara menuju pulau nan indah ini? Gampang kalian cuma harus ke Pulau Harapan terlebih dahulu kemudian naik becak ke Pulau Kelapa. Perjalanannya ditempuh kurang lebih selama tiga jam dari Muara Angke. Dari Pulau kelapa kalian harus lanjut dengan ojek kapal lagi ke Pulau Perak selama kurang lebih satu jam. 



Di dermaga, tempat nunggu sunset. credit to Raditya

Complete team, credit to Raditya
Complete team, credit to: Raditya
Apa yang bisa dilihat di Pulau Perak, buanyaaaak... Hutan Cemara, Hutan Bakau, Pasir Putih selembut tepung, Ikan warna-warni, sunset, sunrise. Mampir ke pulau-pulau dekatnya juga seru, kemarin sempet mampir di Pulau Bulat, Gosong, Kayu Bira, Kayu Angin.
Me just like "penampakan" hih!!
Raditya, si biang galau..
Total biaya kemarin berempat, iyah akhirnya temen saya *You know who is he* itu gak bisa ikut karena mesti masuk kantor.. Feeling saya seminggu sebelumnya beneran kejadian.. hahahah speechless.. pengen banget nulis surat kayak gini ke bos-nya..

Dear Bos,
Please deh, yang butuh temen saya ini gak cuma kamu tauk... *angryface*

Trus setelah surat dikirim, temen saya itu pasti gak mau ngomong lagi seumur hidupnya lagi sama saya karena dipermalukan hwuahahah.. habisnya kesel :((
Tapi yaaaah... beginilah adanya nasib pekerja Jakarta.. :(

Rincian biaya:
Kapal Muara Angke - Pulau Kelapa (pp) : 70000IDR
Sewa Kapal Pulau Kelapa - Perak dll 2 hari 400000IDR/ 4 : 100000IDR
Sewa Pulau : 100000IDR
Makan 2 kali: 35000IDR
Logistik 90000IDR/4: 22500IDR
Kelapa: 10000IDR
Life vest: 10000IDR
total: 347500IDR

Biayanya hampir sama dengan mengambil paket di travel agen, bedanya karena saya gak suka trip dengan banyak orang gitu, dengan total peserta cuma 4 orang. Worth it aja buat saya :D