Friday, April 05, 2013

[sweet escape] Ubud, Bali dan Sejuta Kebodohan...


Happiness, please stay!
(ini harusnya bertiga, tapi yang satunya lagi mandi and i forgot to retake this pic)
"When you're happy like a fool, let it take you over"
"When everything is out you gotta take it in"
(Good Life - One Republic)

Good Life!. Last long weekend kemarin, pada akhirnya impian saya ke Ubud menjadi kenyataan. Lima hari empat malam di Bali, nikmat Allah mana lagi yang harus saya keluhkan. Honestly, jalan-jalan kali ini sebenarnya cukup melankolis buat saya. Bukan buat saya saja, tapi juga buat dua teman perjalanan kali ini. Dhodie (udah sering saya sebut di postingan sebelumnya) dan Anggra (inget trip Babel kan?) buat mereka trip Bali ini adalah resolusi 2013. 
Buat saya? ini perjalanan saya. Perjalanan untuk menormalkan hati saya dari kamu, hahahha iya kamu.. Norak ya.. bodo ah... move on dari kamu ternyata mahal.. plus jauh pula.. Bayangkaaaan... i have to fly a hundred miles just to forget you
Buuuuut...
No matter what i do i always forget to forget you.. (feel free to laugh *eyes rolling* )

I know exactly how stupid i am when fall in love, and i also know i am the kind of girl who always do dumb things and fall hard with someone who can't love me back.. *jambak-jambak jilbab* But it is me x(( 

Trus berhasil kah saya? hahahah gak penting ah.. mending cerita kemarin saya kemana aja dan berapa budget buat jalan-jalan hebring di Bali.. Ready? Here is the story...
Bali, siapa sih yang gak tahu Bali, Pulau yang mendapat julukan "Island of God" ini..
  

Bali adalah sebuah pulau di Indonesia yang terletak di ujung paling barat Kepulauan Sunda Kecil, yang terletak di antara Jawa di barat dan Lombok ke timur.

Bali jadi tujuan wisata favorit di Indonesia atau di dunia, selain karena dikenal dengan wisata alamnya, iklim yang almost simple perfect and cozy. Bali juga memiliki arkeologi, budaya dan surga bagi penikmat olah raga air. Dan satu lagi... Bali is one of most romantic place in the world :P *gak setuju sama saya, berarti gak CS-an. Maksa :D*

Lanjut hari pertama ke Bali, Penerbangan saya dengan 2 teman saya kemarin sedikit berbeda, sehingga saya sampai lebih dulu di Bali. Jadi saya punya waktu buat explore Bali sendirian.. daaaan... yang saya lakukan hanyalah eksplor Bandara.. *dikeplak*
Si Senja menyambut kedatangan saya :">
Bandara Bali mirip dengan Bandara-bandara di daerah, tak terlalu besar tetapi cukup memiliki fasilitas lengkap. Century, MC Donalds, Solaria, Coffe bean, Circle Key, dan beberapa famous brand sudah masuk ke Bali. Supriselynya yah.. Bandara Bali cukup tanggap dengan pariwisata, dengan mudahnya saya menemukan tourist map Bali, Tour-tour pariwisata buat explore Bali atau Lombok yang jadi tetangga Bali. Saya juga dengan mudahnya menemukan tempat penukaran uang. Untuk transportasi, mudaaaah... selain karena Blue Bird sudah masuk ke Bali. Wisatawan yang datang Bali bisa menuju Loket taxi services untuk menuju tempat penginapannya. Harga yang mereka minta untuk sekali antar adalah fixed price berdasarkan area. Tanpa argo memang, tapi lebih bagus daripada kita asal naik taxi di luaran. Lebih amannya lagi, cari penginapan yang menyediakan jemputan ke Bandara.. Saya selalu senang melihat nama saya di tulis di white board :D

Hari kedua, kita sudah bikin plan panjang, seperti mengunjungin Lovina, melihat Lumba-lumba liar. Lalu ke Monastery Budhist Temple, Gigit Waterfall, Munduk dan lain sebagainya.... Endingnya kita cuma ke Seminyak, Kuta lalu ke Lake Beratan x)) 
Temple on the center of lake

Kabutnya romantis :">

It was funny, that we did not run with the time.. just let flow with the wind... Pada gak bisaaa bangeeet bangun pagi..  *keplak si duo ribut* 

Hari ke tiga, rencana kita adalah mengejar matahari terbit di Sanur.. daaan kepagian... 
Tapi yah.. moment kita gantian muter lagu sambil nunggu pagi itu melankolis + manis banget..
Biarpun rada rusak gara-gara si Ang kentut-kentut mulu... x___X *pokoknya nih ya, yg romantis-romantis bakalan rusak klo si Ang udah angkat suara, STRESS!!*


Sanur, pagi itu...
Selesai dari Sanur, kita menuju ke Ubud. rencananya sih mampir ke Padang Bai, lalu beberapa pantai terlarang... dan disinilah accident itu terjadi.. hahahah..
Pantai terlarang yang kita kunjungi itu memang betul terlarang... selain aksesnya yang masuk hutan.. kita pun ternyata cukup kemaleman buat ke sana. Alhasil saat matahari tenggelam kita masih berada di tengah hutan dan nyasar x))
Lucunya, ada yang ngambek gitu... Dari awal dia memang gak mau ke tempat ini, dengan pertimbangan dari bebek Bengil kita sudah cukup sore. Tapi kita memaksa... dan karena dua suara lawan satu suara, dia akhirnya memilih mengiyakan... 
Sepanjang jalan, cuma keheningan yang ada di mobil... kalau cuma berdua sih, saya udah pasti nangis saking gak tahannya hahahahhaha

seharusnya seperti ini pantainya, tapi yang kemarin kita lihat adalah versi malamnya x)))

We play with harvest in Ubud *halah*

Can you find us? :D *credit to Anggra*
Hari ke empat, kita ngapain yah? hmmm... oh iya.. Muterin Bali Kotanya, Btw bali sekarang sudah terkena sindrom kota metropolitan. Macet dimana- mana.. hih.. Dan kita melakukan kebodohan lagi.. Jadi untuk malam terakhir di Bali kita memang sengaja mau "go show".. dan pengennya the last night itu pengen yang mewah dikit... daaaaaaaan... gak cuma mewah yang kita booking dan bayar full.. Kita booking Villa 4 kamar untuk 3 orang. We almost spend about 497 USD just for one night. We are crazy enough. hahahhaha
Gak ada foto yang tanpa ekspresi, ah jaim emang bukan gaya saya kan yah :D
Malam terakhir, yang kita habiskan dalam hening suara ombak itu priceless..
For us, friendship doesn't have END

Kecelakaan paling kocak buat saya, yang bikin trip ini jadi penuh warna. Jujur, saya emang rada panik.. males juga kan sewa 4 kamar buat 3 orang.. mau dipake guling-guling juga nyisa... akhirnya, we try to cancel it. Teleponlah kita ke CS Agoda, karena booking dari Agoda. Kebodohan ke dua adalah teman saya itu bukannya nelepon CS yang di Jakarta, dia malah telepon CS Agoda di London dari Handphone. Entahlah, berapa nanti tagihan telepon dia hahahhaha.... I am laugh out louder every time i remind that moments. 

Alhamdulillahnya... masih bisa di cancel dan kita akhirnya pindah ke hotel yang memang sesuai dengan kapasitas kita. Rencana Bunging Jumping di Kuta batal karena tempat BJ-nya udah ganti jadi hotel *ngakak*

Hari terakhir di Bali, kita cuma muter-muter cari oleh-oleh. Saya suka trip ini, selain karena minus ribet... no conflict *abaikan yg ngambek hihihi*, banyak makan enak, full of laugh, dan i got many lessons from them. An advice, A spirits, A love, A humble hug. Do I need to complain about my life, The Story of God written. I don't think so..

I confess, I do still love him from head over toe....
I do still cry every time I realize that I can't be with him..
But... I know exactly there are always good side from a worse side... 

Terakhiiir....
Rincian budget:
  1. Tiket pesawat PP : normal price ( 900IDR) --> saran tunggu promo aja, bisa cuma 300rb pp :D kalau kemarin saya impulsif belinya karena patah hati *halah penting dijelasin*
  2. Hotel Cozy Stay 2 malam: ( 700 IDR) / 3 = 235 IDR
  3. Mobil Selama trip + BBM: (850 IDR + 200 IDR) /3 = 350 IDR  *mobil jazz, matic, full AC*
  4. Tiket masuk wisata: 50IDR
  5. Homestay Ubud: (250IDR / 3) = 84IDR
  6. Hotel malam terakhir di Bali di Kuta Central Park Hotel (515IDR / 3) = 172 IDR

Total tanpa makan, tiket dan oleh-oleh pengeluaran sharing kita: 891 IDR
ditambah pengeluaran pribadi, makan, sedikit oleh-oleh, saya habis :  kurang lebih 1,5 IDR hihihi gak banyak kan...

Jadiii.... Kemana lagi kita? \(^___^)/

xoxo,
-icha-



Wednesday, November 21, 2012

[Travelicious] Chasing The Rainbow - Bangka Belitung



“I imagine a line, a white line, painted on the sand and on the ocean, from me to you.” ― Jonathan Safran Foer, Everything is Illuminated ― 
Chasing the Rainbow, sepertinya judul itulah yang paling pas buat menceritakan perjalanan saya kali ini. Long weekend kemarin, tanggal 15 November - 18 November 2012 saya dan 2 orang teman  sebelum beranak menjadi 8 orang memutuskan untuk pergi ke Bangka Belitung.

Btw kali ini Saya memang pergi dengan orang-orang yang berbeda, gak berbeda juga sebenarnya karena saya dan Dhodie *temen trip kali ini* adalah travelbuddies untuk destinasi Gunung. Saya juga bingung kok Dhodie bisa betah pergi dengan saya yang bawelnya gak ketulungan. Sudah kali ke tiga ini dia terjebak dengan saya hahahahah. Lalu masih ada Septiani, "partner in crime" yang impulsive traveller tulen, Damn! she is my soulmate to go around and do something crazy. Sumpah! kita pernah dengan impulsivenya beli tiket pagi-pagi  buat wikenan dan akhirnya malah gak jadi berangkat hahahah. I love you so much Septi :))
Ada remaja galau yang ternyata baru ngaku kalau sebulan kemudian akan tunangan, Tuan Nunu. Ari yang suka bikin geleng-geleng karena kelakuan anehnya X)) .Tina "cewek Bandung paling pendiam" tapi jago aikido, temen latihannya Ari, Fadly yang sudah duluan di Belitong dan Opa Oma Irama eh Si Ang, teman Septi yang last minutes ikut gabung juga. Total Tim "Chasing the Rainbow" ada 8 orang.

*7 orang dan saya masih merasa sepi karena kamu gak ikut :(.  Okay It's my problem not yours* 

Bangka- Belitung adalah sebuah pulau kecil di kawasan Sumatra yang menjadi populer seiring dengan kepopuleran Novel Laskar Pelangi karangan Andre Hirata, Pulau ini menjadi semakin populer setelah di filmkan ke dalam layar lebar. Masih ingat kan scene-scene film yang mengharu biru dan memamerkan keindahan Belitong yang tak pernah tertangkap kamera.  Dari situlah, saya dan teman saya mencoba merunut jejak-jejaknya. 

Perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno Hatta pukul 9:25 WIB, perjalanan menuju Belitung ditempuh selama satu jam dari Jakarta. Pukul 10:25 WIB sampailah kita di Bandara HAS Hananjoedin, 
Tak perlu menunggu lama, Septi, Fadly dan Ang yang sudah sampai duluan menjemput kami di Bandara untuk selanjutnya mengantarkan kita menuju wisata kuliner pertama kita. Mie Atep, mie khas Belitong dengan kuah kaldu ikan yang kental. Mie Atep ditaburi dengan toping emping, udang, cakue ikan, timun dan kentang.  Rasanya hmmm.. manis, gurih kental tapi ringan di lidah. Tambahkan sedikit cucuran jeruk dan sambal. Makin nikmat rasanya.
mie Atep
Tujuan ke dua, untuk memudahkan mobilitas kita, kita check in terlebih dahulu ke Tanjung Kelayang Cottages sekalian naruh barang. Ihiiiwww... untuk pertama kalinya saya tidur di dalam kelambu-kelambu hihihi norak.
kayak tempat tidur princess :P
Dari Tanjung Kelayang, mobil yang kami sewa pun bergerak menuju ke vihara dewi Kwan Ing  Vihara yang desain bangunannya didominasi warna merah ini terletak di perbukitan Pulau Burung. Konon katanya dewi Kwan Ing memang bertempat di daerah-daerah tinggi sehingga vihara-vihara pemujaannya selalu di bangun di area puncak perbukitan.
naik-naik menuju puncak vihara
Puas ber-munajat #eaaa.. iyah di vihara ini kita bisa minta diramal oleh biksunya. Tapi tak ada seorang pun dari kita yang ingin menyobanya. Kita bergerak lagi menuju destinasi berikutnya, yaitu rumah reyot replika Sekolah Muhamadiyah Gantong. Rumah reyot inilah yang jadi tempat syuting film Laskar Pelangi. 
untuk belajar jelas bukan soal tempat belajarnya :)
Capek bermain sekolah-sekolahan kita menuju ke Museum Kata milik Andre Hirata. Museum ini menyimpan banyak rangkaian-rangkaian kata dari seluruh tokoh-tokoh. Dari Museum kita menuju tanjung Pendam. Sayang sekali hari pertama di Belitung, sunset yang kita kejar-kejar ternyata malah enggan menunjukkan kecantikkannya.

Island Hoping

Snorkeliiiinnngggg \(^__^)/ . Saya suka snorkeling, biarpun seringnya tenggelam atau ribet dengan kerudung saya hahaha. Saya sukaaa aja pokoknya. Ngeliat ikan-ikan berenang riang di kaki saya. Ngeliat hamparan biru laut dan biru langit yang menenangkan. Dan beruntungnya saya, itin hari ke dua di Belitung adalah Snorkeling. 
Pulau Berau

Power Puff Girl


Pantai Kepayang

Stones in Belitung
Senja di Tanjung Tinggi

Bangka

Hari ke tiga, kami bergegas menuju Pelabuhan menuju lokasi ke dua yaitu Bangka. Bangka adalah sebuah provinsi pulau bersama dengan Pulau Belitung. Bangka terletak di sebelah timur Sumatera, dipisahkan oleh Selat Bangka, ke utara terletak Laut Cina Selatan, di sebelah timur, di seberang Selat Gaspar, adalah pulau Belitung, dan ke selatan adalah Laut Jawa. Ukuran adalah sekitar 12.000 km ². Sebagian besar wajah geografis pulau terdiri dari dataran rendah, rawa, bukit-bukit kecil, pantai yang indah, ladang lada putih dan Pertambangan timah. (sumber: Wikipedia)
Tak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai Bangka. Waktu yang singkat dan driver yang kurang informatif mengakibatkan kita sedikit kehilangan banyak peluang mengeksplor Bangka. Meskipun tak mengurangi acara bersenang-senangnya. Setidaknya dua hari di Bangka terobati dengan makan tiada henti yang di pelopori oleh Oppa Ang hahahha. 
Otak-otak Belunni, Bakso Ikan, Lempah iga yang rasanya saya bilang mirip rawon, Mie siram kuah ikan. Lalu durian...  tidak sehat untuk isi kantong dan kolesterol hahahha.
Empat hari tiga malam...Tanpa halangan berarti.. 
Alam berkonspirasi untuk melancarkan perjalanan kali ini.. Alhamdulillah... Dan sekali lagi saya punya cerita yang bisa saya ceritakan ke anak saya nanti Alhamdulillah :)

Rincian biaya:
Belitong 
Mobil 2 hari + bensin + driver = 900K
Kelayang Cottages 1 malam 2 kamar = 400K
Kapal Island Hoping = 350K
Hotel Surya Tanjung Pandan = 270K
Jet Foil Bangka = 1456K

Bangka
Mobil 1 hari + bensin + driver = 500K
WIsma Timah VIII = 340K

Total = 4216K / 8 org = 527K per org ( exclude makan dan personal expense)

Sekedar informasi biaya sewa snorkel dan life-vest di Belitung di bandrol 40K tanpa fin. Untuk makanan relatif terjangkau, Mie Atep hanya 8K plus es jeruk 15K. Pesta pora otak-otak sampe kenyang ber-8 cuma habis 125K, durian sampe eneg cuma 130K. Total personal expense yang saya keluarin sih berikut transport PP dari Bandara ke rumah lalu makan gak sampai 1000K. Hemat kan? Jadi kata siapa jalan-jalan butuh banyak dana.. tinggal pinter-pinternya kamu aja menyiasatinya... 

Jadi mau kemana lagi Cha? "ke hati-mu boleh?" hahahah



Say I love you when you're not listening,
How long, can we keep this up, up, up?
And I keep waiting
For you to take me

Monday, November 12, 2012

[Review] Movie : Wreck it Ralph



Animation / Comedy / Family

Director: 

Rich Moore

Writers: 

Phil Johnston (screenplay), Jennifer Lee(screenplay), and 3 more credits »


Review:

Berapa banyak film yang bikin saya nangis? ratusan hahah.. Tapi gak banyak film yang bikin saya jatuh cinta hanya dalam 101 menit. Dan film ini berhasil dengan suksesnya..

*Elaah Cha, lo mah emang melankolis sanguinis abisss*. Ya ya tapi seriously film ini wajib tonton.. i am overwhelmed with joy...
Bahkan sampai hari ini, yup saya nontonnya kemarin malam.. dan sampai hari ini masih aja begitu antara pengen nangis tapi juga berbunga-bunga.. Dasyat yah ahahahha.

So saya ceritain sedikit soal Wreck it Ralph ini...
Plot awalnya sederhana, Ralph adalah pria antagonis dalam sebuah permainan console, hidup sendiri dan kesepian.. Suatu hari dia merasa bosan dengan kehidupannya, sesekali dia ingin jadi pahlawan.. Untuk jadi pahlawan dia harus mendapatkan sebuah medali. Si Ralph akhirnya pindah ke permainan lain demi mendapatkan si Medali, setelah mendapatkan medali itu dia bertemu Venelope si Mall Function dari Permainan Sugar Rush dan dari situlah cerita demi cerita mengalir.

Well, disney sekali lagi berhasil bikin dialog-dialog manis yang terus-terusan berputar seperti rekaman otomatis di otak saya. 
"I'm bad, and that's good, and that's not bad, there's no one I'd rather be then me.." Ralph dalam suatu sesi curhat
"Why do i have to put label on this?" , kata Zombie di sesi curhat group.

10 menit diawal saya sudah mati-matian menahan haru wkwkwkwkkw... Masa kepikiran buat masuk ke film lalu meluk si Ralph trus whisper in his ear saying :
"C'mon big guy don't be sad, you are not alone, i am with you" lah ini mah lagunya MJ yah hahahah

"Because if that little kid likes me, how bad can I be?"
I can't be more agree with this statement, indikator seseorang itu hatinya baik atau gak ,  bisa diliat dari interaksi dia dengan anak kecil. 

So? recomended buat ditonton? Yaiyalaaah.. Mau ngerasa bahagia kan? tonton lah film ini..
Damn it is true... Every time i remind scene by scene in this movie I just can stop smile and at the same time tears drop until right now, ... hahahahha

Love You Ralph *kiss* you are first man who can make me fall in love so quickly..

"Don’t close your eyes ‘cause your futures’s ready to shine 
It’s just a matter of time, before we learn how to fly 
Welcome to the rhythm of the night 
There’s something in the air you can’t deny 
So let me know before I wave goodbye "




Monday, November 05, 2012

[iseng] Delapan Ide Tips Nge-Date ala Bunga Ilalang #eaa =)) ..

Delapan ide nge-date yang ada dipikiran saya, tapi gak pernah terealisasi karena saya keburu malu atau takut konyol sendiri. So daripada mengendap di pikiran dan gak pernah terealisasi. Mending saya share di sini kali aja ada yang mau bikin romantic surprise date buat cowo atau cewenya :)


  1. Surprised trip on week day, kalau punya pacar pergi di weekend itu biasa. Tapi coba lakukan di hari kerja. Janjian bolos bareng lalu pergi ke suatu tempat yang cuma kalian yang tau tanpa gangguan telepon kayaknya romantis. Tantangannya no social networking update *yaiyalah kalau update kan ketauan kalau bolos* :)) Kenangannya cukup disimpan di hati kalian berdua.
  2. Punya pacar yang hoby lembur? atau pacar yang seolah-olah lebih seneng di kantor daripada hangout sama kalian? Pengen makan malam bareng tapi gak kesampai-sampaian? Coba deh, beliin makan malam lalu spontan aja datang ke kantornya, pastiin dulu lemburnya bukan karena meeting, gak lucu juga kalau kamu ganggu meeting dia. Jadi setelah kalian sudah sampai depan kantornya, baru deh telepon, minta dia keluar sebentar, 15 menit makan malam bareng deket kantor dia gak akan ganggu lembur dia. Kamu puas bisa ngeliatin ketemu dia sekaligus bikin dia gak lupa makan karena lembur sialannya :D
  3. Nge-date ke panti asuhan, ini yang pengen banget saya lakuin, main-main ke panti entah asuhan, entah jompo. Sharing materi sedikit yang saya punya, dan saya ngelakuinnya bareng sama orang yang saya sayangi mati-matian.
  4. Do some of crazy things together! kayak bunge jumping berdua, it is just like i don't care if after this i die. Toh! saya matinya saat ada dipelukan kamu. Hahahah sumpah saya pernah punya ide gila kayak gitu.
  5. Saya suka nonton, bangeeeet... suka live music bangeeeet juga, suka makan.. apalagi.. tapi kadang kalau pacaran itu jenuh dengan date yang begitu-begitu aja, nonton, makan udah. Jadi saya pengen date yang gak biasa, kayak pergi ke teater orang, biarpun gak ngerti ceritanya, nonton opera biarpun gak ngerti musicnya, pergi ke museum, atau ke pameran lukisan dan sok-sok-an jadi Kurator. Atau pergi ke planetarium. Muterin Jakarta tanpa tujuan pakai angkutan umum juga lucu.. palagi musim ujan, syukur-syukur kehujanan bareng.. ah! emang dasar saya suka hujan-hujan.
  6. picture from : this
  7. Terakhir, saya pengen clasic dating kayak pergi ke taman, gelar tiker, bawa masakan saya yang entah rasanya kayak apa, lalu biarin kamu tidur di pangkuan saya, sembari saya bacain buku yang jadi favorit saya, sampai kamu jatuh tertidur karena bosan dengerin saya baca buku hahahah... Paling-paling abis gitu kaki saya kram kesemutan.. tapi gk apa-apa deh... saya rela sekali-kali ini kan :)
  8. picture from this
  9. Naik gunung bareng... kebayang gak sih.. kita nunggu sunrise di atas 3000 sekian mdpl. Kali ini, karena usaha keras naik ke puncak gunung kamu boleh deh peluk saya... #eh hahahah
  10. Tidur di tepi pantai, beratap langit yang penuh bintang.. gak usah ngobrol.. biarin hening aja. Toh! untuk dua orang yang saling jatuh cinta.. hati tak pernah berhenti saling bicara kan... kalau yang ini sembari berdoa ya, semoga hujan gak turun hahaha
    picture from this
Delapan hal yang menurut saya romantis, tapi mungkin konyol buat orang lain. Tapi romantis itu kan depend on. Mungkin saya belum ketemu orang yang benar-benar bikin saya punya keberanian bikin surprise date kayak gitu... *lah malah curhat* :))

Monday, October 15, 2012

[Another Cast Away] Pecah di Pulau Perak


Dear Neptunus..
Aku mencintainya..
Di depannya aku menjadi diriku sendiri
Seperti airmu yang selalu membawa semua pesanku
Dia pun begitu.. Membuatku hanyut oleh sorot matanya
Membuatku lupa oleh kesedihan rasanya sampai aku tak bisa katakan apa-apa padanya… Bahkan untuk sekedar bilang rindu atau butuh…
Banyak yang nggak ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan
Karena itu aku takut berbicara tentang hati
Maka kutuliskan saja lalu kusimpan dan ku kirimkan ke..entah kemana…
Perahu Kertas The Movie 2012
Jadi judul trip kita kali ini #pecahdiperak, asli ke pantai buat gegana-gegana-an *masih inget istilah gegana kan?* Tapi cukup disini saja gegananya. Saya mau cerita 
"How to go Perak Island yang exotic dan perawan ini"
Setelah acara camping di kaki gunung kemarin, temen saya *You know who is he*, addict  *addict gk sih lo?* pokoknya dia pengen camping lagi gitu deh tapi kali ini di Pantai. Tadinya saya pengennya ke Sawarna. Tapi doi pengennya ke Pulau 1000, so you knowlah seperti biasa.. his wishes are my command.. setelah gugling sana sini jreng-jreng jatuh cintalah saya sama si "Perak" ini.


Perak Island
Saya jelasin ya sedikit tentang pulau Perak ini, Pulau perak termasuk dari salah satu gugusan pulau Seribu yang terletak di ujung utara Jakarta. Pulau ini tidak berpenghuni, jadi jangan berharap menemukan perumahan atau manusia-manusia *kalau tiba-tiba ngeliat berarti berarti.. hiii*. Di sana memang tidak ada orang kecuali dua orang bapak baik hati si penunggu pulau. Soal fasum, well! definisi fasum di sini intinya soal MCK dan air tawar kan ya.. ada tapi yang apa adanya... daripada ada apanya kan.. *apa sih cha*
playing like a child, it doesn't mean i am not mature..
Our tent.. *masih pinjeman* hihihi
Lalu bagaimana cara menuju pulau nan indah ini? Gampang kalian cuma harus ke Pulau Harapan terlebih dahulu kemudian naik becak ke Pulau Kelapa. Perjalanannya ditempuh kurang lebih selama tiga jam dari Muara Angke. Dari Pulau kelapa kalian harus lanjut dengan ojek kapal lagi ke Pulau Perak selama kurang lebih satu jam. 



Di dermaga, tempat nunggu sunset. credit to Raditya

Complete team, credit to Raditya
Complete team, credit to: Raditya
Apa yang bisa dilihat di Pulau Perak, buanyaaaak... Hutan Cemara, Hutan Bakau, Pasir Putih selembut tepung, Ikan warna-warni, sunset, sunrise. Mampir ke pulau-pulau dekatnya juga seru, kemarin sempet mampir di Pulau Bulat, Gosong, Kayu Bira, Kayu Angin.
Me just like "penampakan" hih!!
Raditya, si biang galau..
Total biaya kemarin berempat, iyah akhirnya temen saya *You know who is he* itu gak bisa ikut karena mesti masuk kantor.. Feeling saya seminggu sebelumnya beneran kejadian.. hahahah speechless.. pengen banget nulis surat kayak gini ke bos-nya..

Dear Bos,
Please deh, yang butuh temen saya ini gak cuma kamu tauk... *angryface*

Trus setelah surat dikirim, temen saya itu pasti gak mau ngomong lagi seumur hidupnya lagi sama saya karena dipermalukan hwuahahah.. habisnya kesel :((
Tapi yaaaah... beginilah adanya nasib pekerja Jakarta.. :(

Rincian biaya:
Kapal Muara Angke - Pulau Kelapa (pp) : 70000IDR
Sewa Kapal Pulau Kelapa - Perak dll 2 hari 400000IDR/ 4 : 100000IDR
Sewa Pulau : 100000IDR
Makan 2 kali: 35000IDR
Logistik 90000IDR/4: 22500IDR
Kelapa: 10000IDR
Life vest: 10000IDR
total: 347500IDR

Biayanya hampir sama dengan mengambil paket di travel agen, bedanya karena saya gak suka trip dengan banyak orang gitu, dengan total peserta cuma 4 orang. Worth it aja buat saya :D